Bencana alam dapat terjadi kapan saja tanpa peringatan yang cukup. Gempa bumi, banjir, longsor, kebakaran, hingga cuaca ekstrem dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan memaksa kita untuk segera mengungsi demi keselamatan.
Karena itu, banyak ahli kebencanaan menyarankan setiap keluarga memiliki tas darurat bencana yang siap dibawa kapan saja. Tas ini berisi kebutuhan penting yang dapat membantu Anda bertahan selama masa evakuasi atau situasi darurat.
Namun, tidak banyak yang menyadari bahwa kesiapan menghadapi bencana tidak hanya soal perlengkapan fisik. Di tengah kondisi yang tidak pasti, perlindungan kesehatan dan finansial juga menjadi bagian penting dari rencana darurat keluarga.
Tas darurat bencana adalah tas yang berisi perlengkapan dasar yang dibutuhkan saat terjadi keadaan darurat dan harus disimpan di lokasi yang mudah dijangkau.
Memiliki tas darurat bencana tidak harus menunggu hingga terjadi keadaan darurat. Justru, persiapan terbaik dilakukan saat kondisi masih aman dan terkendali. Berikut beberapa tips praktis yang dapat Anda terapkan:
1. Pilih Tas yang Mudah Dibawa
Gunakan ransel atau tas punggung yang nyaman dan cukup kuat untuk dibawa saat evakuasi. Hindari tas yang terlalu besar agar tetap ringan dan mudah dibawa oleh anggota keluarga.
2. Siapkan Persediaan untuk Minimal 72 Jam
Badan penanggulangan bencana di berbagai negara umumnya menyarankan persediaan yang dapat mendukung kebutuhan dasar selama setidaknya tiga hari pertama setelah bencana. Pastikan tersedia air minum, makanan siap saji, serta perlengkapan kebersihan secukupnya.
3. Sesuaikan dengan Kebutuhan Anggota Keluarga
Setiap keluarga memiliki kebutuhan yang berbeda. Jika ada bayi, lansia, atau anggota keluarga yang memiliki kondisi kesehatan tertentu, siapkan perlengkapan tambahan seperti:
4. Periksa Isi Tas Secara Berkala
Tas ini dirancang agar anggota keluarga dapat segera bergerak dan tetap memiliki kebutuhan dasar ketika menghadapi situasi darurat.
Ketika terjadi bencana, fokus utama tentu keselamatan diri dan keluarga. Namun setelah situasi mulai terkendali, sering muncul tantangan lain yang tidak kalah penting, yaitu kondisi finansial. Beberapa risiko yang dapat terjadi antara lain:
Situasi seperti ini dapat memberikan tekanan tambahan, terutama jika keluarga belum memiliki perlindungan finansial yang memadai.
Dalam kondisi darurat, akses terhadap layanan kesehatan menjadi sangat penting. Jika anggota keluarga membutuhkan perawatan medis, biaya yang muncul bisa menjadi beban yang cukup besar.
Dengan memiliki asuransi kesehatan, Anda dapat memperoleh perlindungan terhadap berbagai biaya perawatan sesuai dengan manfaat polis yang dimiliki. Hal ini dapat membantu keluarga lebih fokus pada proses pemulihan tanpa harus terlalu khawatir mengenai pengeluaran medis yang besar.
Asuransi kesehatan juga dapat menjadi bagian dari strategi kesiapan menghadapi masa depan yang penuh ketidakpastian.
Selain kesehatan, perlindungan terhadap kondisi finansial keluarga juga perlu dipersiapkan.
Asuransi jiwa dapat memberikan manfaat finansial kepada keluarga atau ahli waris apabila terjadi risiko meninggal dunia pada tertanggung sesuai ketentuan polis. Dana pertanggungan tersebut dapat membantu keluarga melanjutkan berbagai kebutuhan penting, seperti:
Dengan kata lain, asuransi jiwa membantu memberikan rasa tenang karena keluarga memiliki perlindungan finansial ketika menghadapi situasi yang tidak diharapkan.
Memiliki tas darurat bencana adalah langkah yang sangat baik untuk meningkatkan kesiapsiagaan keluarga. Namun persiapan tidak berhenti pada perlengkapan fisik saja.
Sama seperti senter membantu menerangi saat listrik padam, asuransi kesehatan dan asuransi jiwa dapat membantu memberikan perlindungan ketika risiko kesehatan maupun finansial datang tanpa diduga.
Tidak ada yang dapat memprediksi kapan bencana atau risiko kehidupan lainnya akan terjadi. Namun kita dapat mempersiapkan diri mulai dari sekarang.
Lengkapi tas darurat bencana keluarga Anda dan pertimbangkan perlindungan melalui asuransi kesehatan serta asuransi jiwa sebagai bagian dari strategi perlindungan jangka panjang.
Karena kesiapan bukan hanya tentang bertahan di saat darurat, tetapi juga menjaga masa depan keluarga tetap terlindungi setelahnya.
Kami akan segera merespon pesan Bapak/Ibu pada jam operasional kami.
Error:
Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Kunjungi laman menarik lainnya:
Tentang Manulife
Manulife Indonesia melayani sekitar 2 juta nasabah di Indonesia